Jumat, 27 Februari 2015

!@#$%^*%&^#%$@#$


!@#$%^*%&^#%$@#$

Akhir-akhir ini sedikit kacau
bahkan memang hancur...
benar sudah aku ke hatinya
atau hanya perasaan keliru
sampai mana kita
berjalan santai dibawah barisan pohon asam gelugur
ikuti ayunan angin
aku merindukan aku yang polos 
aku yang hanya berdiri dengan harapan jernih
bangun di temani akal sehat
tidur pun juga
Jumat, 19 September 2014

HIDAYAH


Dia terluka,
apa benar dia terluka
Sedalam apa lukanya
siapa yang bersalah....?
Bukan....bukan aku yang bersalah
dia sendiri yang menceburkan diri kedalam lumpur dunia
Aku sudah berusaha
tapi usahanya untuk lepas dari genggam ku jauh lebuh besar
aku habis pintar
daya, tenaga habis....
akh....siapa dia...?
hanya saudara seagama....
batas ku telah ku penuhi
selebihnya .... HIDAYAH
maaf Tuhan...hamba menyerah...
Kamis, 18 September 2014

Dongak


Manusia jenis apa lagi ini
berteriak di depan nyawa yang masih sadar seenaknya
berjalan tegap, langkah berayun,
sejauh kulihat, nyaris tak kenal tanah tempat berpijak

hay pemuda....mungkin esok kau dapati ajal mu
atau bahkan sekarang...
aku berkata jujur, bukan sebagai dukun kelas kakap
Jadi, sadarkan dirimu secepatnya
Jangan sadar saat  sudah berada didunia bawah sadar...

Rabu, 17 September 2014

Bosan


JANGKRIK ATAU NYAMUK?

Suara nya mulai samar
Entah masih ada atau tidak
Aku belum terlalu pasti,
tapi lebih yakin sekarang
bahwa rasa nya mulai pudar...

y...semakin kedalam
semakin dihayati lantunan lirik ini
semakin terasa hambar rasa nya di jalankan

tarian merpati tak lagi tampak bebas
bukannya ia lambang kebebasan?
mungkin sekarang tidak lagi
sejak aku seperti ini,
mungkin kebebasan sudah beganti lambang dengan jangkrik malam
atau nyamuk gemuk yang kerap menghisap darah
ahh...apa mungkin...???

terlalu banyak berkhayal,
besok aku harus bisa tidur terjaga, minum susu yang teratur, makan-makanan sehat
mungkin baru bisa hilangkan khayalan gila
ohhh bunda.....gilanya dunia ini, percis seperti yang kau ceritakan...
doakan saja anak mu ini, agar masih bisa pulang menyapa mu dengan hangat rindu

Senin, 15 September 2014

mulai mencatat


Buku Merah

Malam yang tak diduga
Penuh tanya
Banyak arti yang belum tertulis di buku itu
Banyak pula kenangan kelam,

Cerita tentang aku dan Tuhan ku
Semua disana
Buku merah itu

Sekarang lain  lagi
Mungkin pertanda harus mulai kembali

Dengan hal yang lebih pasti
Dan jalan yang baik pula
Terima kasih ..
cerita mu dan aku akan lapuk bersama
BUKU MERAH

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll